Korban ledakan SMAN 72 bertambah jadi 96 orang

Polda Metro Jaya mencatat data pasien korban ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, bertambah menjadi 96 orang yang telah dievakuasi ke tiga rumah sakit terdekat, Sabtu (8/11/2025).
Adapun total korban yang dirawat di Rumah Sakit Islam (RSI) Cempaka Putih mencapai 43 orang.
Sebanyak 29 pasien sudah dipulangkan dalam kondisi membaik, sedangkan 14 orang masih menjalani rawat inap.
Kemudian pasien yang ditangani RS Yarsi Cempaka Putih berjumlah 15 pasien.
Sebanyak 14 pasien masih dalam status rawat inap, sedangkan satu orang lainnya sudah boleh dipulangkan.
Selanjutnya, tujuh korban lainnya mendapatkan penanganan medis di RS Pertamina Jaya Cempaka Putih.
Satu pasien masih menjalani rawat inap, sedangkan enam orang lainnya telah diperbolehkan pulang.
Selain korban yang dievakuasi di rumah sakit, sebanyak 26 orang telah keluar dari Puskesmas Kelapa Gading.
Lalu lima orang lainnya juga telah keluar dari Klinik Pratama BP Mako Lantamal III.
Sementara itu, Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) mengatakan negara memastikan pemulihan korban ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta yang terjadi pada 7 November 2025.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM Daerah Khusus Jakarta Mikael Azedo Harwito dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu, mengatakan kementeriannya berkomitmen memastikan negara hadir dalam menjamin rasa aman dan pemulihan bagi seluruh warga sekolah yang terdampak.
Selain itu, dia mengatakan Kementerian HAM telah memantau perkembangan situasi di lapangan, dan berkoordinasi dengan kementerian/lembaga hingga pemerintah daerah terkait sebagai bentuk komitmen menjamin rasa aman dan pemulihan bagi korban.












