Besok Bertemu Prabowo, Hari Ini PM China Li Qiang Dijadwalkan Tiba di Indonesia

Besok Bertemu Prabowo, Hari Ini PM China Li Qiang Dijadwalkan Tiba di Indonesia
Foto: Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri (PM) China Li Qiang, di Tiongkok, Sabtu, 9 November 2024.
NASIONAL
Sabtu, 24 Mei 2025  11:19

Perdana Menteri (PM) China, Li Qiang, dijadwalkan melakukan kunjungan resmi ke Indonesia pada 24 hingga 26 Mei 2025. Dalam agenda tersebut, Li Qiang akan bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan Jakarta.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, menyampaikan Li Qiang akan tiba di Jakarta pada Sabtu (24/5/2025), melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma.

“Tiba di Jakarta sore ini, Sabtu (24/5/2025), melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma dalam rangka kunjungan resmi ke Indonesia selama 3 hari,” kata Yusuf dalam keterangannya, Sabtu (24/5/2025).

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menerima kunjungan Li Qiang pada Minggu (25/5/2025), sekitar pukul 10.00 WIB di Istana Kepresidenan. Keduanya akan menggelar pertemuan bilateral bersama delegasi masing-masing untuk membahas berbagai kerja sama strategis.

“Pertemuan ini merupakan bentuk komitmen kedua negara untuk mempererat dan meningkatkan hubungan bilateral serta memperkuat kerja sama di berbagai bidang strategis,” ujar Yusuf.

Kunjungan resmi PM Li Qiang akan ditutup dengan jamuan makan siang kenegaraan di Istana Kepresidenan Jakarta.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, telah mengonfirmasi rencana kunjungan tersebut. Ia menyebut bahwa salah satu fokus utama pembahasan adalah inisiatif Two Countries Twin Parks (TCTP).

"Kalau dengan China, dalam waktu dekat akan ada kunjungan dari perdana menteri China ke Indonesia. Kita sedang bicara mengenai TCTP," ujar Airlangga.

TCTP merupakan kerangka kerja sama bilateral yang bertujuan mendorong integrasi ekonomi dan pertumbuhan berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor seperti perbankan, infrastruktur, energi, otomotif, agrikultur, elektronik, hingga industri aviasi.

Salah satu lokasi strategis implementasi proyek TCTP adalah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang. Proyek ini melibatkan berbagai perusahaan dari sektor-sektor unggulan.

Melalui TCTP, Indonesia dan China berharap dapat memperkuat daya saing industri nasional sekaligus mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8%.

TAG:
#li qiang
#china
#prabowo
Berita Terkait
Suami Bikin Hoax, Istri Ajak 2 Anak Bunuh Diri
Suami Bikin Hoax, Istri Ajak 2 Anak Bunuh Diri
Suami Bikin Hoax, Istri Ajak 2 Anak Bunuh Diri
Suami Bikin Hoax, Istri Ajak 2 Anak Bunuh Diri
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Pemasangan Besi WF Hampir Selesai, Pembangunan Jembatan Terus Dikebut
Aktivitas Nelayan Lumpuh Akibat BBM Mahal, DPC Maung Kubu Raya Desak Pemda Tangani Serius
​Kontraktor harus berkomitmen dan kredibel dalam menangani pekerjaan proyek yang di kerjakannya
Dinas Pendidikan dan Gubernur Sumsel Apresiasi Pentas Kreativitas SMK Penerbangan Sriwijaya, Tampilkan Talenta Taruna di Bidang Seni dan Prestasi
Dijanjikan Ribuan Foodtray MBG Impor, Pengusaha Kayu Agung Malah Rugi Rp500 Juta
Indeks Berita