Truk Pasir Pinrang Terjun ke Sungai gegara Google Maps, 1 Kernet Tewas

Sebuah insiden tragis terjadi di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, ketika sebuah truk pengangkut pasir terjun ke sungai akibat mengikuti rute yang diarahkan oleh Google Maps.
Kecelakaan ini menewaskan satu kernet, sementara dua orang lainnya berhasil selamat.
Peristiwa nahas tersebut berlangsung pada Senin (15/9/2025) dini hari.
Truk yang dikemudikan Dadi (18) bersama dua kernet, Anto (18) dan Farel (17), tengah menempuh perjalanan dari Malimpung menuju Sidrap.
Karena tidak menguasai medan, Dadi sepenuhnya mengandalkan Google Maps.
Aplikasi navigasi itu mengarahkan mereka melalui jalur pintas di Dusun Banga, Kecamatan Patampanua.
“Mereka menjalankan truk untuk usaha pengangkutan pasir dari Pinrang ke Sidrap. Namun terjadi kegagalan pemetaan Google Maps sehingga salah arah. Akibatnya, tiga orang mengalami kecelakaan tunggal,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Pinrang, Rhommy Manule, Senin (15/9/2025).
Proses evakuasi korban dilakukan Tim SAR gabungan dari Basarnas, BPBD Pinrang, TNI, Polri, serta dibantu warga.
Evakuasi berlangsung dramatis dan penuh tantangan.
Farel ditemukan sudah tidak bernyawa dalam kondisi terjepit, dan proses mengeluarkan jasadnya memakan waktu lama.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke rumah duka di Kabupaten Sidrap.
“Akibat salah arah itu terjadi kecelakaan tunggal yang membuat truk masuk ke saluran drainase induk. Dua orang selamat, yaitu sopir dan satu kernet, sementara satu kernet lainnya terjepit di ban serep truk,” jelas Rhommy.
Hingga kini, truk masih berada di lokasi menunggu proses evakuasi.
Sementara, jenazah Farel telah dipulangkan ke rumah duka di Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidrap.












