Kebakaran permukiman Jatipulo, Palmerah, dipicu kabel SUTET putus, 50 rumah hangus

Kebakaran permukiman Jatipulo, Palmerah, dipicu kabel SUTET putus, 50 rumah hangus
Foto: Kebakaran di Jatipulo, Jakarta Barat (Foto: Ist)
PERISTIWA
Minggu, 16 Nov 2025  21:26

Kebakaran hebat yang melanda permukiman padat di RW 04, Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat, Minggu (16/11/2025) sore, diduga imbas putusnya kabel Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET).

Ketua RW 04 Jatipulo Maulana Sani mengatakan, peristiwa kebakaran diawali dengan suara dentuman keras yang didengar banyak warga sekitar pukul 16.25 WIB.

"Jadi tadi itu, sekitar pukul 16.25 itu diawali dengan tiba-tiba kedengeran ada ledakan besar, dentuman besar. Jadi memang awalnya itu ada dentuman besar, yang didengar warga," kata Maulana saat dikonfirmasi, Minggu.

Dentuman tersebut ternyata berasal dari kabel transmisi Sutet yang putus di wilayah RT 6, tepat di atas rumah warga.


Kebakaran melanda bangunan rumah tinggal di kawasan Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat, Minggu (16/11/2025) sore. (Dok. Sudin Gulkarmat Jakarta Barat )

Menurut Maulana, kabel yang putus itu kemudian memicu api di sejumlah lokasi saat terjatuh.

"Kabelnya putus, terus jatuh dari atas RT 06, mengarah ke sini, tiba-tiba muncul api dan asap membesar dari rumah warga di RT 09," jelasnya.

Maulana menegaskan bahwa besarnya kebakaran tidak berasal dari satu titik lalu merembet ke bangunan lain, melainkan, percikan api dari kabel Sutet yang putus langsung memicu kebakaran di beberapa titik secara bersamaan.

"Jadi saat kebakaran itu memang langsung ada di beberapa titik, jadi ada sekitar 3 atau 4 titik langsung," ujarnya.

"Enggak (merembet), tapi dari kabel, percikan apinya bikin kebakaran langsung di banyak titik. Makanya kita kebingungan juga nanganinnya, titiknya di mana-mana. Jadi di sini dimatiin, di sana ada lagi," imbuh dia.

50 rumah terbakar

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebut 50 rumah ludes terbakar api. Sebanyak 100 KK dari lima RT, atau sekitar 350 warga terdampak insiden ini.  

"Semua terdampak, baik dari RT 7 sampai RT 11, tapi yang paling parah itu dari RT 8 sampai RT 10," tutur Maulana.

Karena api langsung membesar di banyak titik, warga tidak sempat menyelamatkan harta benda mereka.

"Kerugian juga kalau secara material, enggak ada yang terselamatkan. Kalau dari bawah satu-satu, kan kita masih bisa ya nyelametin barang gitu. Ini mah enggak, langsung banyak dan gede," kata dia.

Usai menyala lebih dari dua jam, kebakaran berhasil dipadamkan pada pukul 18.42 WIB. Proses penanganan dilakukan oleh 21 unit Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Disgulkarmat).

Peristiwa kebakaran ini tidak memakan korban jiwa, tetapi terdapat satu orang mengalami luka ringan karena tersetrum. Korban yang telah berada dalam penanganan PMI diketahui bernama Hery (39).

TAG:
#jatipulo
#palmerah
#kebakaran
#jakbar
Berita Terkait
Kebakaran di Kapuk Muara, 1.387 Jiwa Mengungsi
Kebakaran di Kapuk Muara, 1.387 Jiwa Mengungsi
Kebakaran di Kapuk Muara, 1.387 Jiwa Mengungsi
Kebakaran di Kapuk Muara, 1.387 Jiwa Mengungsi
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Kasus Suap Gatut Sunu, DPW Rajawali Jatim: Jangan Ada yang Dilindungi, Semua Pelaku Harus Dihukum Berat 
Polda Sumsel Tingkatkan Respons Cepat Penanganan 3C, Keamanan Masyarakat Jadi Prioritas
Polsek Cigudeg Gelar Kegiatan Jumat Bersih lingkungan hidup sedunia 
Cetak Generasi Bhayangkara Berkualitas, Polda Sumsel Gelar Rikkes Tahap II Taruna Akpol 2026
Apresiasi Tinggi Ketum Maung & Rajawali: Langkah Prabowo Tegaskan Tak Ada Yang Kebal Hukum
Indeks Berita