Istana: Reformasi Kepolisian Bukan Untuk Ganti Kapolri

Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg), Juri Ardiantoro menegaskan bahwa rencana pemerintah membentuk tim reformasi Polri bukan untuk mengganti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
"Enggak dong, enggak ada," kata Juri usai menghadiri rapat di Komisi XIII DPR, Senin (15/9/2025).
Juri enggan mengungkap komposisi maupun anggota tim tersebut.
Dia meminta publik menunggu pengumuman resmi dari Presiden Prabowo Subianto terkait teknis tim tersebut.
"Ya pokoknya kita tunggu kebijakan selanjutnya apa yang sudah disampaikan oleh Presiden, teknisnya ya," kata dia.
Bantah inisiatif Prabowo
Menurut Juri, rencana pembentukan tim reformasi Polri tak tepat disebut inisiasi Presiden.
Sebab, apa yang sudah disampaikan Presiden, lebih tepat disebut sebagai kebijakan.
Sisanya, Presiden akan menyampaikan secara langsung.
"Ya bukan inisiasi, ya Presiden itu kan membuat kebijakan. Kalau Presiden sudah menyampaikan kebijakan, nanti secara teknis seperti apa ya kita tunggu," katanya.
Wacana Tim Reformasi Polri sebelumnya disampaikan Gerakan Nurani Bangsa (GNB) usai bertemu Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jumat (12/9).
Reformasi kepolisian juga diketahui merupakan bagian dari 27+8 tuntutan rakyat pasca gelombang demo besar-besaran di tanah air.












