Jokowi Tanggapi Amnesti Hasto dan Sikap Politik PDIP

Jokowi Tanggapi Amnesti Hasto dan Sikap Politik PDIP
 
POLITIK
Sabtu, 02 Agu 2025  08:02

Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menanggapi positif pemberian Amnesti untuk Hasto Kristiyanto dan Abolisi untuk Tom Lembong oleh Presiden Prabowo.

Jokowi mengatakan Presiden memiliki hak-hak istimewa sebagaimana diatur dalam Undang-undang Dasar 1945, termasuk memberikan remisi, grasi, amnesti, hingga abolisi.

"Itu adalah hak prerogatif, hak istimewa presiden yang diberikan oleh undang-undang dasar kita dan kita menghormati," kata Jokowi saat ditanya soal amnesti untuk Hasto, Jumat (1/8/2025).

Ia yakin Presiden Prabowo sudah mempertimbangkan banyak hal sebelum memutuskan untuk memberi amnesti kepada Hasto bersama seribu lebih terpidana lainnya.

"Presiden pasti memiliki pertimbangan-pertimbangan politik, hukum, sosial politik, semuanya pasti menjadi pertimbangan," kata dia.

Sementara terkait sikap politik PDIP pasca amnesti untuk Hasto, Jokowi memilih irit bicara.

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri yang memerintahkan kadernya untuk mendukung Pemerintah Prabowo Subianto.

Instruksi tersebut disampaikan Megawati saat Bimbingan Teknis (Bimtek) Anggota DPR dan DPRD Fraksi PDIP se-Indonesia di Bali.

Jokowi tak bicara banyak saat ditanya mengenai sikap partai Banteng. Mantan kader PDIP itu mengatakan setiap partai politik berhak menentukan sikap.

"Ya setiap partai memiliki kebijakan-kebijakan internal sendiri-sendiri," kata Jokowi.

Instruksi Megawati agar kader mendukung Pemerintahan Prabowo disampaikan dalam hitungan jam sejak Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto mendapat pengampunan berupa amnesti dari kasus suap PAW DPR RI.

Amnesti diberikan Prabowo menjelang Kongres PDIP yang digelar di Bali hari ini.

Jokowi sendiri enggan mengomentari acara Kongres PDIP tersebut.

"Itu internal partai," jawabnya singkat.

TAG:
#jokowi
#prabowo
#megawati
#pdip
Berita Terkait
Menuju Partai Super Terbuka a la Jokowi, PSI Terapkan "Satu Anggota Satu Suara" untuk Pemilihan Ketum
Menuju Partai Super Terbuka a la Jokowi, PSI Terapkan "Satu Anggota Satu Suara" untuk Pemilihan Ketum
Menuju Partai Super Terbuka a la Jokowi, PSI Terapkan "Satu Anggota Satu Suara" untuk Pemilihan Ketum
Menuju Partai Super Terbuka a la Jokowi, PSI Terapkan "Satu Anggota Satu Suara" untuk Pemilihan Ketum
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
KPK Temukan Emas Dan Uang Ratusan Juta di Kanwil BPN Jatim, DPW RAJAWALI Jawa Timur: Usut Tuntas Sampai Terang Benderang
Dugaan Korupsi JSP Rp1 Miliar, DPC Maung Bengkulu Utara: Jangan Ada Yang Ditutup-Tutupi — Sampaikan Secara Terbuka
Polsek cigudeg mengadakan Acara Maulid Nabi SAW 1448 Hijriah Kampung Gardu, Desa Bunar
Buka IGIC 2026, Menag Tegaskan Peran Imam Sebagai Duta Perdamaian Dunia
Dugaan Penyimpangan Bibit Sawit Sekadau, Rajawali Sekadau Minta Kejati Kalbar Segera Tuntaskan 
Indeks Berita