Heboh Ucapan Rampok Uang Negara, Badan Kehormatan DPRD Gorontalo Panggil Anggotanya

Heboh Ucapan Rampok Uang Negara, Badan Kehormatan DPRD Gorontalo Panggil Anggotanya
Foto: Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo, Wahyudin Moridu.
DAERAH
Sabtu, 20 Sep 2025  12:35

Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Gorontalo akan memanggil anggota DPRD Gorontalo Wahyudin Moridu yang viral di media sosial lantaran ucapannya merampok uang negara.

Anggota Badan Kehormatan Umar Karim mengatakan akan memanggil Wahyudin pada Senin (22/9/2025).

"Kami dari BK DPRD Provinsi Gorontalo akan memanggil yang bersangkutan pada Senin (22/9/2025), dan melakukan penyelidikan terkait video yang telah memicu perhatian publik tersebut," kata Umar dikutip dari Antara, Sabtu (20/9/2025).

Ia mengakui dirinya sendiri secara pribadi telah menonton video tersebut, sehingga langsung berkoordinasi dengan anggota BK lainnya untuk segera menindaklanjuti.

Kata dia mekanisme penyelesaian pelanggaran etik di DPRD, biasanya diawali dengan pengaduan resmi.

Namun, BK juga memiliki kewenangan mengevaluasi dan memantau ketaatan anggota terhadap disiplin tanpa menunggu laporan.

"Dalam tata tertib DPRD, kami diberi ruang untuk bertindak proaktif. Kami akan memanfaatkan ketentuan tersebut agar masalah ini bisa cepat diselesaikan," imbuhnya.

Sebelumnya, sebuah video berdurasi sekitar 30 detik yang memperlihatkan oknum anggota DPRD Provinsi Gorontalo viral di media sosial.

Dalam rekaman itu, terlihat seorang pria yang diduga legislator berinisial WM melontarkan pernyataan kontroversial hingga membuat masyarakat geram.

Dalam video tersebut, anggota DPRD dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu dengan santai menyebut dirinya sedang merampok uang negara melalui dana perjalanan dinas menuju Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

TAG:
#gorontalo
#dprd
#pdip
#viral
Berita Terkait
Kantor Bupati Pohuwato yang dibakar massa sudah tak dapat digunakan
Kantor Bupati Pohuwato yang dibakar massa sudah tak dapat digunakan
Kantor Bupati Pohuwato yang dibakar massa sudah tak dapat digunakan
Kantor Bupati Pohuwato yang dibakar massa sudah tak dapat digunakan
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Reaksi Cepat Polsek Semendo Menindaklanjuti Dugaan Pengeroyokan Terhadap Wartawan Selidik Kasus
Penemuan Janin Bayi di Kali Irigasi Kemang Bogor, Warga Digegerkan Temuan Dikira Boneka
Wartawan Media Selidik Kasus Dikeroyok Saat Liput Proyek Provinsi Sumatra Selatan Tanpa Papan Proyek Di Desa Karya Nyata
Dies Natalis ke-66, Unsri Tegaskan Komitmen Berdampak bagi Negeri dan Perkuat Kiprah Internasional
Setiap Hari Ada Berita KKN, Tapi Yang Paling Utama Adalah Endingnya! MAUNG: Berapa yang Dituntaskan
Indeks Berita