Tanggapi Usul Anggota DPR Ada Gerbong Merokok, Ini Kata Wapres Gibran

Tanggapi Usul Anggota DPR Ada Gerbong Merokok, Ini Kata Wapres Gibran
Foto: Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.
NASIONAL
Minggu, 24 Agu 2025  20:42

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka merespons soal usulan anggota DPR RI Nasim Khan terkait satu gerbong untuk merokok dalam kereta jarak jauh.

Gibran menyebut lebih baik peruntukan gerbong diprioritaskan ke ibu hamil, ibu menyusui, hingga kaum difabel.

"Ya kalau pendapat saya pribadi, lebih baik diprioritaskan untuk misalnya ibu hamil, ibu menyusui, balita, lansia, kaum difabel. Jadi misalnya ada ruang laktasi di gerbongnya, mungkin toiletnya, kamar mandinya bisa dilebarkan sehingga ibu-ibu bisa mengganti popok bayi dengan lebih nyaman, saya kira itu lebih prioritas," kata Gibran di Stasiun Solo Balapan, Surakarta, dalam YouTube Sekretariat Wakil Presiden, Minggu (24/8/2025).

Gibran mengatakan harus ada skala prioritas dalam menentukan kebijakan. Dia lantas mengingatkan program yang satu visi dan misi dengan Presiden Prabowo Subianto.

"Yang kedua, saya sebagai pembantu Presiden ingin memastikan program-program prioritas, visi misi Presiden berjalan dengan baik," ujar Gibran.

"Ini kan program di sektor kesehatan sudah jelas, program-programnya, ada cek kesehatan gratis, ada pemberantasan stunting, di Kemenkes juga ada pembangunan rumah sakit-rumah sakit baru. Dan kalau saya liat di tingkat daerah Pak Wali dan kota-kota lain juga sudah ada Perda pembatasan iklan rokok," tambahnya.

Dia mengatakan masukan dari legislator PKB Nasim Khan kurang sinkron dengan program pemerintah.

Gibran menegaskan yang namanya transportasi umum, mesti terbebas dari asap rokok.

"Jadi ya sekali lagi, untuk Bapak Ibu anggota DPR yang terhormat, saya mohon maaf ini masukannya kurang sinkron dengan program dari Bapak Presiden dan sudah ada SE (surat edaran), sudah ada Undang-Undangnya sudah ada PP-nya (peraturan pemerintah) yang menyatakan bahwa yang namanya transportasi umum itu adalah kawasan bebas rokok," ungkapnya.

Dia menyebut setiap aspirasi yang masuk pasti akan ditampung pemerintah. Namun, Gibran menegaskan mesti ada skala prioritas dalam menentukan kebijakan.

"Tapi sekali lagi, untuk Bapak/Ibu anggota dewan yang terhormat masukan-masukannya, evaluasinya kami tampung, evaluasi dari masyarakat, warga, pengguna kereta api juga kami tampung demi perbaikan pelayanan kami ke depan," ujar Gibran.

"Sekali lagi semua ada skala prioritasnya dan nanti silakan teman-teman media setelah doorstop ini bisa menanyakan ke para penumpang, apakah setuju dengan usulan para anggota dewan tadi apakah mungkin ada kebutuhan-kebutuhan lain yang mungkin lebih prioritas," sambungnya.

TAG:
#gerbong merokok
#gibran
#dpr
Berita Terkait
Pemerintah Tetap Lanjutkan Proyek IKN Tahun Depan, Siapkan Anggaran Rp6,3 Triliun
Pemerintah Tetap Lanjutkan Proyek IKN Tahun Depan, Siapkan Anggaran Rp6,3 Triliun
Pemerintah Tetap Lanjutkan Proyek IKN Tahun Depan, Siapkan Anggaran Rp6,3 Triliun
Pemerintah Tetap Lanjutkan Proyek IKN Tahun Depan, Siapkan Anggaran Rp6,3 Triliun
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Cetak Generasi Bhayangkara Berkualitas, Polda Sumsel Gelar Rikkes Tahap II Taruna Akpol 2026
Apresiasi Tinggi Ketum Maung & Rajawali: Langkah Prabowo Tegaskan Tak Ada Yang Kebal Hukum
Polda Sumsel Perkuat Komitmen Rekrutmen Presisi, Ribuan Casis Ikuti Sidang Menuju Rikkes II Tahun 2026
Perkuat Solidaritas Sosial, Pimpinan RAJAWALI Kalbar dan PBM Sintang Bahas Pelestarian Budaya dan Stabilitas Masyarakat
Dari Pesantren untuk Indonesia, Polda Sumsel dan JKSN Kolaborasi Perkuat Wawasan Kebangsaan
Indeks Berita