Bantuan Pembangunan SMA Negeri 3 Kayuagung OKI Dipertanyakan, Janji Perbaikan Belum Juga Terealisasi

Bantuan Pembangunan SMA Negeri 3 Kayuagung OKI Dipertanyakan, Janji Perbaikan Belum Juga Terealisasi
Foto: Diknas Provinsi Sumsel
SUMSEL
Rabu, 03 Sep 2025  19:03

OKI. AliansiNews.id. 

Satu tahun sudah berlalu sejak insiden kebakaran yang melanda gedung lokal siswa di SMA Negeri 3 Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Peristiwa itu sempat menyita perhatian publik dan langsung ditindaklanjuti dengan kunjungan Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan, Agus Fatoni, pada Selasa. (7 Mei 2024).

Dalam kunjungannya, Agus Fatoni berjanji bahwa pemerintah provinsi akan segera memperbaiki gedung sekolah yang terbakar dengan menggunakan anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) melalui Dinas Pendidikan Sumsel. Harapan besar pun sempat tumbuh di kalangan guru, siswa, maupun masyarakat sekitar.

Namun, kenyataan berkata lain. Hingga memasuki September 2025, janji perbaikan tersebut belum juga terealisasi. Gedung yang terbakar masih dibiarkan terbengkalai, sementara aktivitas belajar-mengajar harus berjalan dengan segala keterbatasan.

Akibat gedung terbakar yang tidak segera diperbaiki, para siswa terpaksa menempati ruang kelas darurat dan bergantian dalam menggunakan fasilitas yang ada. Beberapa ruang kelas bahkan dialihfungsikan untuk menampung siswa yang terdampak kebakaran.

Orang tua siswa mengaku prihatin dengan kondisi ini. Mereka menilai pemerintah terkesan lamban dalam menanggapi persoalan pendidikan yang menyangkut kenyamanan dan keselamatan anak-anak mereka.

“Sudah dijanjikan akan dibangun pakai dana BTT, tapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda dimulai. Kasihan anak-anak harus belajar dalam kondisi terbatas,” ujar salah satu wali murid. Selasa (2/9/2025)

Saat kunjungan tahun lalu, Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni menegaskan bahwa pembangunan akan diprioritaskan. Namun, fakta di lapangan menunjukkan belum ada progres sama sekali.

Ketiadaan tindak lanjut ini menimbulkan tanda tanya besar. Masyarakat bertanya-tanya apakah persoalan ini terkait dengan keterbatasan anggaran, proses administrasi yang berbelit, atau kurangnya perhatian dari pihak terkait.

“Kalau memang ada kendala, seharusnya dijelaskan ke publik. Jangan hanya memberi janji tanpa kejelasan,” tambah seorang tokoh masyarakat Kayuagung.

Sebagai salah satu SMA favorit di Kabupaten OKI, SMA Negeri 3 Kayuagung memiliki jumlah siswa yang cukup banyak. Keberadaan ruang kelas yang layak sangat penting untuk menunjang kualitas pendidikan.

Masyarakat berharap pemerintah Provinsi Sumsel benar-benar merealisasikan janji perbaikan dalam waktu dekat. Pasalnya, jika dibiarkan berlarut-larut, hal ini bukan hanya berdampak pada kualitas pendidikan, tetapi juga menurunkan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Kasus kebakaran gedung SMA Negeri 3 Kayuagung menjadi cermin bagaimana penanganan darurat pendidikan di daerah masih sering kali terkendala birokrasi dan keterlambatan realisasi anggaran.

Kini, publik menunggu komitmen nyata pemerintah provinsi Sumsel, khususnya Dinas Pendidikan, untuk segera melakukan pembangunan. Bukan hanya sebagai pemenuhan janji, tetapi juga sebagai wujud kepedulian terhadap masa depan pendidikan anak-anak di Kabupaten OKI. (TIM)

TAG:
#
Berita Terkait
Kebakaran Lahan Perkebunan Tebu PTPN VII Cinta Manis, Polisi di minta Lakukan Pengawasan dan Penyelidikan
Kebakaran Lahan Perkebunan Tebu PTPN VII Cinta Manis, Polisi di minta Lakukan Pengawasan dan Penyelidikan
Kebakaran Lahan Perkebunan Tebu PTPN VII Cinta Manis, Polisi di minta Lakukan Pengawasan dan Penyelidikan
Kebakaran Lahan Perkebunan Tebu PTPN VII Cinta Manis, Polisi di minta Lakukan Pengawasan dan Penyelidikan
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Kasus Suap Gatut Sunu, DPW Rajawali Jatim: Jangan Ada yang Dilindungi, Semua Pelaku Harus Dihukum Berat 
Polda Sumsel Tingkatkan Respons Cepat Penanganan 3C, Keamanan Masyarakat Jadi Prioritas
Polsek Cigudeg Gelar Kegiatan Jumat Bersih lingkungan hidup sedunia 
Cetak Generasi Bhayangkara Berkualitas, Polda Sumsel Gelar Rikkes Tahap II Taruna Akpol 2026
Apresiasi Tinggi Ketum Maung & Rajawali: Langkah Prabowo Tegaskan Tak Ada Yang Kebal Hukum
Indeks Berita