Heboh warga Israel miliki KTP Cianjur, ini kata Bupati

Warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dihebohkan dengan beredarnya kartu tanda penduduk (KTP) atas nama warga negara Israel yang mencantumkan alamat di Kampung Pasir Hayam, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku.
KTP tersebut viral di media sosial dan menimbulkan keresahan masyarakat. Dalam KTP yang beredar, tercantum nama Aron Geller.
Warga Israel itu punya alamat di wilayah Cianjur dan tanggal penerbitan 2 November 2023. Masyarakat pun meminta aparat desa dan pemerintah daerah menelusuri keabsahan identitas tersebut.
Menindaklanjuti kabar itu, pihak Desa Sirnagalih bersama aparat kepolisian langsung mendatangi lokasi yang tercantum dalam KTP untuk memastikan keberadaan orang yang dimaksud.
Kepala Dusun Pasir Hayam Dikdik Setiawan memastikan tidak ada warga bernama Aron Geller di wilayahnya.
Ia menjelaskan telah dilakukan penyisiran di seluruh RT, tetapi tidak menemukan warga sesuai identitas dalam KTP tersebut.
“Kami sudah menyisir dari RT 01 sampai RT 06, dan tidak ditemukan warga dengan nama maupun wajah seperti yang tertera di KTP itu. Warga pun tidak mengenal orang tersebut,” ujar Dikdik, Minggu (26/10/2025).
Ia menegaskan, sejauh ini tidak pernah ada warga negara asing yang tinggal atau berdomisili di Kampung Pasir Hayam.
Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur, Asep Kusmana Wijaya, menyatakan tidak ditemukan data penerbitan KTP atas nama Aron Geller setelah dilakukan pengecekan melalui Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) pusat.
“Setelah kami cek di sistem pusat, tidak pernah ada KTP atas nama tersebut yang diterbitkan oleh Disdukcapil Cianjur,” ungkap Asep.
Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, turun langsung ke kantor Disdukcapil untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Ia menegaskan bahwa KTP yang beredar adalah palsu dan tidak sah secara administratif.
“Penting bagi kita untuk mengonfirmasi setiap informasi yang beredar di media sosial menggunakan data yang valid. Setelah dicek langsung di sistem nasional, KTP itu tidak ada. Jadi jelas hoaks,” tegas Wahyu.
Wahyu juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dengan informasi yang belum terverifikasi.
“Tidak ada warga Israel bernama Aron Geller yang memiliki KTP Cianjur. Itu KTP palsu yang dibuat oleh pihak tidak bertanggung jawab,” pungkasnya.











