Prabowo Tunda Umumkan Komite Reformasi Polri, Ini Penjelasan Istana

Prabowo Tunda Umumkan Komite Reformasi Polri, Ini Penjelasan Istana
Foto: Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.
TNI-POLRI
Sabtu, 11 Okt 2025  14:54

Presiden Prabowo Subianto hingga kini belum juga mengumumkan sembilan anggota Komite Reformasi Polri, meski sebelumnya dijadwalkan dilakukan pada pekan ini.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan, penundaan tersebut terjadi karena sejumlah calon anggota berhalangan hadir pada jadwal yang sudah ditetapkan.

“Sebenarnya mau diumumkan minggu ini tadinya. Tapi beberapa kali hari yang dipilih, ada beberapa di antara anggota yang akan masuk ke dalam Komite Reformasi Kepolisian ini berhalangan,” ujar Prasetyo di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (10/10/2025).

Meski demikian, Prasetyo memastikan Presiden Prabowo telah mengantongi sembilan nama anggota Komite Reformasi Polri.

Para tokoh tersebut berasal dari kalangan profesional, ahli hukum, dan kepolisian.

“Tinggal diumumkan, sementara begitu (9 anggota),” tambahnya.

Komite Reformasi Polri merupakan salah satu janji politik Presiden Prabowo untuk mempercepat reformasi internal kepolisian.

Pembentukan komite ini diharapkan dapat menjawab desakan publik atas transparansi dan profesionalitas Polri.

Sebelumnya, Prasetyo juga sempat menyebut pelantikan anggota komite akan dilakukan langsung Presiden Prabowo di Istana pada pekan depan.

“Iya, akan diumumkan dan dilantik oleh Pak Presiden pada minggu depan,” ungkapnya kepada awak media di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (5/10/2025).

Namun, ia belum dapat memastikan waktu pelantikan yang baru.

“Pelantikan akan segera dilaksanakan,” ujarnya singkat.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra, menyebut pembentukan Komite Reformasi Polri paling lambat diumumkan pertengahan Oktober 2025.

Yusril juga menyinggung sejumlah nama tokoh hukum nasional yang berpotensi bergabung dalam komite tersebut, antara lain Jimly Asshiddiqie dan Mahfud MD.

“Kita harapkan komite ini diisi figur yang kredibel, agar mampu membawa perubahan nyata dalam reformasi Polri,” kata Yusril.

TAG:
#refornasi polri
#prabowo
#mensesneg
#polri
Berita Terkait
Istana Bantah Soal Isu Pergantian Kapolri
Istana Bantah Soal Isu Pergantian Kapolri
Istana Bantah Soal Isu Pergantian Kapolri
Istana Bantah Soal Isu Pergantian Kapolri
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Polsek Cigudeg Gelar Kegiatan Jumat Bersih lingkungan hidup sedunia 
Cetak Generasi Bhayangkara Berkualitas, Polda Sumsel Gelar Rikkes Tahap II Taruna Akpol 2026
Apresiasi Tinggi Ketum Maung & Rajawali: Langkah Prabowo Tegaskan Tak Ada Yang Kebal Hukum
Polda Sumsel Perkuat Komitmen Rekrutmen Presisi, Ribuan Casis Ikuti Sidang Menuju Rikkes II Tahun 2026
Perkuat Solidaritas Sosial, Pimpinan RAJAWALI Kalbar dan PBM Sintang Bahas Pelestarian Budaya dan Stabilitas Masyarakat
Indeks Berita