Kadis Perikanan Sukabumi Hadiri PNLG Forum 2025, Dorong Ocean Innovation dan Nature-Based Solutions

Kadis Perikanan Sukabumi Hadiri PNLG Forum 2025, Dorong Ocean Innovation dan Nature-Based Solutions
 
JABAR
Selasa, 16 Sep 2025  23:25

aliansinews.id - Sukabumi, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, menghadiri PEMSEA Network of Local Governments (PNLG) Forum 2025, sebuah pertemuan internasional yang mempertemukan pemerintah daerah pesisir Asia Timur untuk membahas inovasi dan solusi berkelanjutan dalam pengelolaan laut.

Dalam forum tersebut, Nunung menegaskan pentingnya ocean innovation sebagai salah satu strategi kunci untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan laut. Ocean innovation mencakup berbagai pengembangan teknologi, mulai dari sistem budidaya laut berkelanjutan, energi terbarukan dari laut, hingga teknologi sensor untuk pemantauan ekosistem laut.

“Bagaimana kita mengajak perguruan tinggi untuk bersama-sama memanfaatkan laut dalam peningkatan ekonomi melalui industri kelautan dengan menjaga kelestarian lingkungan melalui teknologi ramah lingkungan, guna ketahanan pangan menuju Kabupaten Sukabumi Mubarokah. Tentu ini harus dilakukan bersama provinsi sesuai kewenangannya berdasarkan UU 23/2014, serta didukung oleh anggaran, komitmen, dan konsistensi dalam pengelolaan pesisir dan laut,” tegasnya.

Lebih lanjut, Nunung menekankan pentingnya konsep pentahelix, yaitu sinergi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media dalam mendorong pengelolaan pesisir yang berkelanjutan. Ia mencontohkan pengembangan garam di Tegal Buleud serta budidaya udang vaname sebagai potensi strategis Kabupaten Sukabumi yang dapat diperkuat melalui kolaborasi.

Selain ocean innovation, forum PNLG 2025 juga menyoroti pentingnya nature-based solutions (NbS) atau solusi berbasis alam. NbS merupakan pendekatan yang menggunakan kekuatan alami untuk menjawab tantangan lingkungan, sosial, maupun ekonomi, seperti restorasi mangrove, konservasi terumbu karang, hingga agroforestri pesisir.

Menurut Nunung, penerapan NbS di Sukabumi sudah sejalan dengan arah kebijakan daerah.
“Restorasi ekosistem mangrove, pengembangan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu, dan Peraturan Bupati Sukabumi Nomor 32 Tahun 2024 menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam mengintegrasikan konservasi alam dan pemberdayaan masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, manfaat dari penerapan NbS sangat luas, mulai dari mitigasi perubahan iklim, peningkatan ketahanan bencana, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir. Dengan demikian, Kabupaten Sukabumi dapat menjadi salah satu daerah percontohan dalam implementasi pembangunan pesisir berkelanjutan di Indonesia.

Forum PNLG 2025 sendiri menjadi ajang penting bagi Kabupaten Sukabumi untuk memperkuat jejaring internasional sekaligus memperlihatkan keseriusan daerah dalam mendorong tata kelola laut yang berkelanjutan dan inovatif.

TAG:
#kadis perikanan
#nunung nurhayati
Berita Terkait
KADIS Perikanan Nunung Nurhayati "Monitorinf dan Evaluasi Bansos BBM Kabupaten Bagi Nelayan
KADIS Perikanan Nunung Nurhayati "Monitorinf dan Evaluasi Bansos BBM Kabupaten Bagi Nelayan
KADIS Perikanan Nunung Nurhayati "Monitorinf dan Evaluasi Bansos BBM Kabupaten Bagi Nelayan
KADIS Perikanan Nunung Nurhayati "Monitorinf dan Evaluasi Bansos BBM Kabupaten Bagi Nelayan
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Bupati Sukabumi H.Asep Japar Sidak Proyek Jalan Cijaksa–Mataram, Tegaskan Tak Ada Ruang Main Mata dengan Uang Rakyat
Wujud Kepedulian kepada Masyarakat, Babinsa Gotong Royong Perbaiki Jembatan
Debut sempurna Erling Haaland di Piala Dunia
Koalisi Aktivis Revolusioner Sumsel Layangkan Pernyataan Sikap, Soroti Kinerja Pemkot Palembang dan Tuntut Transparansi
Modus baru peredaran narkoba di Jaktim: Pakai stiker sedot WC
Indeks Berita