Anggota Ormas Pemuda Pancasila yang Bunuh Polisi di Jambi Ditangkap

Anggota Ormas Pemuda Pancasila yang Bunuh Polisi di Jambi Ditangkap
Foto: Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar saat berkomunikasi dengan tersangka pembunuhan anggota Polres Muaro Jambi yang berhasil diungkap tim Ditreskrimum Polda Jambi, saat di ekspos Senin (26/5/2025)
HUKUM
Senin, 26 Mei 2025  16:39

Polisi mengungkap pelaku pembunuhan yang korbannya anggota Polres Muaro Jambi Aipda Hendra ditemukan tewas di rumahnya di Telanaipura, Kota Jambi.

Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar menjelaskan, pelaku pembunuhan merupakan anggota organisasi masyarakat (ormas) Pemuda Pancasila (PP) bernama Nopri Ardi (38). Tersangka adalah teman korban telah diamankan sejak peristiwa pada Selasa 20 Mei.

"Benar, pelaku adalah anggota ormas ya, di sini tertulis anggota ormas PP, dan dia juga memiliki kartu wartawan," kata Kapolda saat konferensi pers di Mapolda Jambi, Senin (26/5/2025)

Terkait dengan motifnya, Krisno menyebut bahwa antara pelaku dan korban sama-sama memiliki masalah utang piutang dan pelaku mengaku kesal karena kerap ditagih sehingga kalap dan menganiaya korban hingga tewas.

"Atas perbuatannya, kini pelaku Nopri dijerat dengan pasal 353 junto 338 KUHPidana dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara," kata Krisno.

Kemudian Kepolisian Daerah Jambi juga mengucapkan duka yang mendalam atas kasus tersebut kepada keluarga korban yang ditinggalkan.

Dalam kasus itu kepolisian juga berhasil mengamankan barang bukti berupa barbel dengan berat satu kilogram, warna merah jambu yang dipakai pelaku memukul kepala korban.

Dimana dalam mengungkap kasus itu diawali dengan hasil otopsi diketahui bahwa korban tewas dipukul di bagian kepala. Pelaku diamankan sebelum satu kali duapuluh empat jam setelah korban pertama kali ditemukan tewas.

Pihaknya sempat kesulitan mendapatkan pengakuan pelaku, namun setelah dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara saintifik, serta pemeriksaan barang bukti fisik, hingga akhirnya pelaku mengakui perbuatannya.

"Tim penyidik tidak mengejar pengakuan pelaku, tetapi berdasarkan pemeriksaan secara saintifik dan membuktikan dia adalah pelakunya," kata Krisno.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa barbel, HP, sepeda motor, baju yang dikenakan dan satu meja, dengan jejak darah dan hasil pemeriksaan secara digital.

Kasus ini terungkap Selasa 20 Mei sekitar pukul 13.00 WIB, dimana warga Kelurahan Pematang Sulur, Kecamatan Telanaipura digegerkan dengan penemuan mayat seorang anggota polisi. Korban diketahui bernama Aipda Hendra, anggota Polres Muaro Jambi.

Salah satu warga sekitar bernama Hardi mengatakan kejadian ini pertama kali diketahui oleh seorang kurir yang hendak mengantarkan paket ke rumah korban.

Saat tidak mendapat jawaban dari dalam rumah, kurir tersebut mencoba mengintip melalui pintu yang tidak terkunci dan mendapati sosok mayat tergeletak di ruang tamu. Kurir tersebut kemudian segera melaporkan temuan kepada warga dan Ketua RT setempat, yang selanjutnya melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian.

Kepolisian daerah Jambi juga mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah membantu menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia di rumahnya sehingga pelakunya juga bisa diungkap dan diamankan dalam waktu cepat.

TAG:
#premanisme
#ormas
#pemuda pancasila
#pembunuhan
#jambi
Berita Terkait
Serobot Ruko di Bekasi dan Geruduk Pemiliknya, 2 Pentolan Ormas Gibas Dibekuk Polisi
Serobot Ruko di Bekasi dan Geruduk Pemiliknya, 2 Pentolan Ormas Gibas Dibekuk Polisi
Serobot Ruko di Bekasi dan Geruduk Pemiliknya, 2 Pentolan Ormas Gibas Dibekuk Polisi
Serobot Ruko di Bekasi dan Geruduk Pemiliknya, 2 Pentolan Ormas Gibas Dibekuk Polisi
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Cetak Generasi Bhayangkara Berkualitas, Polda Sumsel Gelar Rikkes Tahap II Taruna Akpol 2026
Apresiasi Tinggi Ketum Maung & Rajawali: Langkah Prabowo Tegaskan Tak Ada Yang Kebal Hukum
Polda Sumsel Perkuat Komitmen Rekrutmen Presisi, Ribuan Casis Ikuti Sidang Menuju Rikkes II Tahun 2026
Perkuat Solidaritas Sosial, Pimpinan RAJAWALI Kalbar dan PBM Sintang Bahas Pelestarian Budaya dan Stabilitas Masyarakat
Dari Pesantren untuk Indonesia, Polda Sumsel dan JKSN Kolaborasi Perkuat Wawasan Kebangsaan
Indeks Berita