Pengerjaan Progres Proyek RSUD di Karanganyar Molor, Kontraktor Ajukan Perpanjangan Waktu. DPRD Bakal Gelar Sidak Lagi Tagih Soal Transparansi Proyek

Pengerjaan Progres Proyek RSUD di Karanganyar Molor, Kontraktor Ajukan Perpanjangan Waktu. DPRD Bakal Gelar Sidak Lagi Tagih Soal Transparansi Proyek
Foto: Proyek pembangunan sejumlah fasilitas kesehatan di RSUD Karanganyar. (Dok)
SOLO RAYA
Senin, 26 Des 2022  14:07

KARANGANYAR - Progres pembangunan gedung NICU/ICCU RSUD di Kabupaten Karanganyar akhirnya molor juga. Padahal terkait pengerjaan pembangunan dua gedung tersebut sudah dimulai sejak pletakan batu pertama pada akhir bulan Juli.

Data yang dihimpun, proyek tersebut belum terselesaikan hingga deadline hingga pada akhirnya pihak kontraktor saat ini mengajukan permohonan perpanjangan pengerjaan proyek.

Adapun biaya pembangunan gedung ICCU dan NICU di RSUD Karanganyar tersebut digelontor sekira Rp 8,4 miliar. Diketahui anggaran tersebut bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) dan BLUD RSUD.

Sebelumnya DPRD Karanganyar juga telah melakukan sidak ke lokasi, bahkan hingga pihak kontraktor berjanji transparansi terkait progres proyek RSUD di Karanganyar tersebut. Namun hingga kini Komisi C belum menerima laporan soal progres pembangunan, hingga tiba akhirnya pihak kontraktor meminta perpanjangan waktu pengerjaan hingga saat ini.

Sementara itu, Sekretaris Komisi C DPRD Karanganyar Supriyanto saat dikonfirmasi awak media juga membenarkan terkait hal itu, pihaknya hingga detik ini belum mengetahui kepastian soal pembangunan gedung proyek RSUD tersebut.

"Dalam waktu dekat kami akan menggelar sidak kedua juga menagih transparansi progres proyek itu. Hal ini juga untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan. Maka keterbukaan informasi harus diberikan kepada masyarakat,” bebernya.

Dia juga menambahkan, melalui pelaporan progres pembangunan tersebut, maka tugas pengawasan akan dapat berjalan optimal.

“Mestinya (kontraktor) saat ini kena penalti, karena pengajuan perpanjangan. Tapi setidaknya, ada laporan hasil untuk progres pembangunannya sampai sejauh mana. Dan apa kendalanya dan sebagainya?,” imbuhnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPU PR) Kabupaten Karanganyar, Asihno Purwadi, juga menyampaik bahwa pihaknya sejauh ini juga belum menerima laporan progres pembangunannya.

“Ranahnya itu di PPKom (pejabat pembuat komitmen). Dan progresnya kami juga belum tahu sudah berapa persen. Tapi yang jelas, pihak pengambang meminta perpanjangan waktu. Dan mereka sanggup akan menyelesaikan pekerjaan tersebut,” ungkap Asihno.* (ras/tim)

Editor: Awi

TAG:
#proyek
#rsud
#karanganyar
Berita Terkait
Digelontor Anggaran Rp 33 Milliaran, Proyek Pembangunan Pasar Nglangon Sragen Jauh Dari Kata Rampung. Tiga Pelaksana juga Tak Kena Sanksi !
Digelontor Anggaran Rp 33 Milliaran, Proyek Pembangunan Pasar Nglangon Sragen Jauh Dari Kata Rampung. Tiga Pelaksana juga Tak Kena Sanksi !
Digelontor Anggaran Rp 33 Milliaran, Proyek Pembangunan Pasar Nglangon Sragen Jauh Dari Kata Rampung. Tiga Pelaksana juga Tak Kena Sanksi !
Digelontor Anggaran Rp 33 Milliaran, Proyek Pembangunan Pasar Nglangon Sragen Jauh Dari Kata Rampung. Tiga Pelaksana juga Tak Kena Sanksi !
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Youth Impact & Innovation Forum Jadi Ajang Anak Muda Semarang Tawarkan Solusi Isu Iklim dan Lingkungan 
Anggota Kodim 1016/Plk Nonton Bareng Bersama Masyarakat
20% Dana Desa Palok Gayo Lues cair ke BUMK Pakat Jeroh, LAI Minta Penghulu & Urang Tue menjalankan tugas dan fungsinya
"Gercep" Polsek Cigudeg mengamankan kendaraan mobil box diduga hasil kejahatan
Polres Kuningan periksa laporan ilegal logging dari Tebangan Sumur Kondang wilayah hukum Asper Waled
Indeks Berita