Pemkab Sukabumi Salurkan Bantuan Alsintan untuk 56 Kelompok Tani, Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan Petani

Pemkab Sukabumi Salurkan Bantuan Alsintan untuk 56 Kelompok Tani, Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan Petani
 
JABAR
Sabtu, 08 Nov 2025  11:25

aliansinews.id - Sukabumi, Dalam upaya memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menghadiri Rapat Koordinasi Pendistribusian dan Pengelolaan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) yang digelar di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Dinas Pertanian, para penyuluh pertanian, perwakilan kelompok tani, serta sejumlah pejabat daerah. Pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menyalurkan bantuan alsintan kepada 56 kelompok tani, yang terdiri atas 30 unit traktor dan 129 unit hand sprayer. Bantuan ini diharapkan mampu mendukung peningkatan produktivitas dan efisiensi kerja para petani di lapangan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menegaskan bahwa bantuan alsintan merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan.

“Dengan adanya alat pertanian ini, petani bisa bekerja lebih mudah dan cepat. Produksi meningkat, efisiensi juga bertambah. Pemerintah berkomitmen agar petani sejahtera, mulai dari alat, pupuk, hingga bibitnya,” ujar Wabup.
Wabup juga menyoroti perhatian besar pemerintah pusat terhadap sektor pertanian, terutama melalui program subsidi pupuk, yang dinilai sangat membantu meringankan beban petani.

“Subsidi pupuk dari pemerintah pusat luar biasa besar. Jadi, harus benar-benar dimanfaatkan dengan baik,” katanya.
Ia menambahkan, perhatian terhadap petani tidak hanya penting untuk mencapai kemandirian pangan, tetapi juga menjadi kunci utama dalam menjaga kesejahteraan masyarakat secara luas.

“Kita semua harus terus mendukung para petani, karena dari merekalah sumber pangan yang kita konsumsi setiap hari,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Aep Majmudin, melaporkan bahwa pihaknya telah menyelesaikan proses penginputan data penerima dan kebutuhan pupuk bersubsidi tahun 2026 melalui aplikasi e-RDKK 2026. Proses tersebut berlangsung sejak 22 November hingga 25 Oktober 2025, dengan hasil pendataan sebanyak 208.405 petani terdaftar menggunakan NIK, serta kebutuhan pupuk urea 68.378 ton, NPK 67.513 ton, dan pupuk organik 750 ton.

Menurut Aep, jumlah tersebut mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, hal itu dianggap sebagai langkah positif karena memperkuat ketepatan sasaran penerima bantuan.

“Mudah-mudahan petani yang terdaftar di e-RDKK 2026 adalah mereka yang memang layak menerima, yakni benar-benar petani, menguasai lahan maksimal dua hektare, dan membutuhkan pupuk subsidi,” jelasnya.
Selain itu, Aep juga memaparkan realisasi penyaluran alsintan sepanjang tahun 2025, di antaranya:

Traktor Roda Empat: 6 unit
Traktor Roda Crawler (Rotavator): 2 unit
Combine Harvester Besar: 5 unit
Traktor Roda Dua: 24 unit
Power Thresher: 35 unit
Hand Sprayer: 13 unit
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Kabupaten Sukabumi juga akan menerima tambahan bantuan dari Kementerian Pertanian RI, yang akan didistribusikan dalam tiga tahap ke depan, meliputi 30 unit traktor roda dua, 421 unit hand sprayer, dan 122 unit pompa air.

“Kami berkomitmen untuk memastikan seluruh bantuan ini tepat sasaran dan dimanfaatkan secara maksimal oleh para petani,” pungkas Aep.
Dengan adanya dukungan dari pemerintah pusat dan daerah, diharapkan mekanisasi pertanian di Kabupaten Sukabumi dapat semakin berkembang, sehingga produktivitas meningkat, biaya produksi menurun, dan kesejahteraan petani semakin membaik.

TAG:
#wakil bupati sukabumi. andreas
#dinas pertanian
Berita Terkait
Workshop Model Bisnis, Sekretaris Dinas Pertanian Kab. Sukabumi Denis Eriska "Peningkatan Daya Saing Pertanian dan Ekonomi Berkelanjutan
Workshop Model Bisnis, Sekretaris Dinas Pertanian Kab. Sukabumi Denis Eriska "Peningkatan Daya Saing Pertanian dan Ekonomi Berkelanjutan
Workshop Model Bisnis, Sekretaris Dinas Pertanian Kab. Sukabumi Denis Eriska "Peningkatan Daya Saing Pertanian dan Ekonomi Berkelanjutan
Workshop Model Bisnis, Sekretaris Dinas Pertanian Kab. Sukabumi Denis Eriska "Peningkatan Daya Saing Pertanian dan Ekonomi Berkelanjutan
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Kasus Suap Gatut Sunu, DPW Rajawali Jatim: Jangan Ada yang Dilindungi, Semua Pelaku Harus Dihukum Berat 
Polda Sumsel Tingkatkan Respons Cepat Penanganan 3C, Keamanan Masyarakat Jadi Prioritas
Polsek Cigudeg Gelar Kegiatan Jumat Bersih lingkungan hidup sedunia 
Cetak Generasi Bhayangkara Berkualitas, Polda Sumsel Gelar Rikkes Tahap II Taruna Akpol 2026
Apresiasi Tinggi Ketum Maung & Rajawali: Langkah Prabowo Tegaskan Tak Ada Yang Kebal Hukum
Indeks Berita