Sopir Truk Blokade Jalan, Lalin Jalur Parung Panjang-Legok Lumpuh

Sejumlah sopir truk melakukan aksi blokade jalan perbatasan Parung Pajang-Legok pada Kamis (18/9/2025) malam.
Berdasarkan pantauan akun Instagram @parungpanjang.viral, tampak dua unit truk tronton sengaja parkir di tengah jalan.
Walhasil arus lalu lintas dari kedua arah lumpuh.
Belum jelas apa tuntutan dari aksi blokade jalan ini.
Namun, diperkirakan ini merupakan aksi balasan yang sebelumnya dilakukan sekelompok warga.
Warga menuntut penegakan aturan jam operasional truk tambang, yaitu pada pukul 22.00 WIB-05.00 WIB.
Seperti diketahui, jalur Parung Panjang sering terjadi kemacetan di jam-jam sibuk.
Penyebab utamanya adalah truk tambang yang melanggar jam operasional.
Kemacetan kini juga diperparah dengan adanya sistem buka tutup jalan karena sedang dilakukan perbaikan di sejumlah titik.
Sebelumnya, warga geram dengan pernyataan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Bogor, Bayu Ramawanto, yang memilih pasang badan untuk membela anggotanya yang membiarkan truk tambang melintas di jalan Parung Panjang di luar jam operasional mendapat sorotan tajam dari warga Parung Panjang.
Mereka tampak geram dengan pernyataan Bayu Ramawanto yang mengaku akan melaporkan sejumlah warga Tangerang yang menggeruduk anggotanya pada Selasa (16/9) kemarin.
Sikap sejumlah warga Parung Panjang ada bersama sejumlah warga Tangerang yang disebut bakal dilaporkan oleh Bayu Ramawanto.
Apalagi dalam beberapa tahun belakangan, warga Parung Panjang melihat dengan kasat mata Dishub Kabupaten Bogor tampak lembek dalam menegakkan aturan terkait jam operasional truk tambang.












