Serentak Di 66 Kabupaten Se- Indonesia, Bupati OKU Timur Panen Padi Nusantara

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pengujian Standarisasi Instrumen Sumber Daya Lahan Pertanian Husnanin, S.P., MP., M.Sc., PHD. dalam sambutannya mengapresiasi Kabupaten OKU Timur atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia juga mengatakan bahwa timnya sedang mengusulkan satelit yang bisa digunakan untuk memantau dan mendapatkan informasi secara realtime.
"Kami sedang mengusulkan metode satelit yang sudah dibuatkan sistem informasi bernama Siskop, jadi dari satelit kita pantau, satelitnya beresolusi 10 meter, kita bisa mendapatkan informasi, bisa 2 minggu sekali realtime." Jelasnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten OKU Timur Junadi, S.P., M.M. dalam laporannya menyampaikan bahwa panen padi di Desa Raman Agung seluas 25 hektar dari total luas 137 hektar.
Dikatakannya, panen padi di OKU Timur hingga bulan maret mengalami peningkatan, dimana pada Bulan Januari seluas 2.512 dengan produksi mencapai 19.718 Ton/GKP, Bulan Februari Tahun 2023 seluas 6.686 ha dengan produksi 51.049 Ton/GKP dan Bulan Maret Tahun 2023 seluas 17.791 ha dengan produksi 135.839 Ton/GKP.
"Adapun rencana target produksi Tahun 2023 sebanyak 865.960 ton GKG atau setara dengan 1.018.000 ton GKP." Tutupnya.
(Jemi/Nurhasyim)