Api belum padam, Karhutla Semeru tembus 600 Hektare

Kebakaran hutan di lereng Gunung Semeru meluas hingga lebih dari 600 hektare, Senin 31 Agustus 2026. (Ist)
Selasa, 01 Sep 2026  12:26

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lereng Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, terus meluas.

Hingga Senin (31/8/2026), luas kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang terdampak diperkirakan telah mencapai lebih dari 600 hektare.

Sejumlah titik api masih terpantau di kawasan TNBTS, antara lain di Blok Ayak-Ayak, Kalimati, Gunung Kolong, serta kawasan pertigaan Trisula Malang.

Petugas gabungan masih melakukan pemantauan dan pendataan sehingga luas area terdampak masih dapat berubah.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang Isnugroho mengatakan, petugas saat ini memprioritaskan pengendalian api agar tidak makin meluas ke kawasan yang berdekatan dengan permukiman maupun lahan masyarakat.

“Saat ini kami fokus untuk kendalikan api. Sekat bakar dilakukan agar api tidak menjalar semakin luas,” kata Isnugroho, Selasa (1/9/2026).

Menurutnya, pergerakan api sempat meluas ke arah Kalimati sebelum bergeser menuju kawasan Gunung Kolong.

Titik api juga masih ditemukan di Blok Ayak-Ayak dan kawasan pertigaan Trisula Malang.

Upaya pemadaman menghadapi kendala medan yang sulit dijangkau. Sejumlah lokasi kebakaran tidak dapat dilalui kendaraan pemadam sehingga petugas harus menuju titik api melalui jalur darat dan melakukan penanganan secara manual.

Berita Terkait
Selengkapnya