Siswa meninggal akibat bullying, Kepala SD di Pemalang dinonaktifkan

Pemkab Pemalang, Jawa Tengah, menonaktifkan sementara Kepala SD Negeri 1 Kebondalem menyusul kasus meninggalnya siswa yang diduga berkaitan dengan perundungan.
Kamis, 08 Okt 2026  07:22

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang, Jawa Tengah, menonaktifkan sementara Kepala SD Negeri 1 Kebondalem menyusul kasus meninggalnya siswa kelas satu, Muhammad Hasbi Al Aqib, yang diduga berkaitan dengan perundungan.

Penonaktifan kepala sekolah dilakukan untuk memudahkan proses pendalaman dan penanganan kasus yang saat ini masih ditangani kepolisian.

Kasus tersebut juga mendapat pendampingan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Kementerian Pendidikan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pemalang, Bagus Sutopo, mengatakan Pemkab Pemalang telah memproses penanganan kasus sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, kasus tersebut juga menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah untuk mencegah terjadinya perundungan di lingkungan sekolah.

“Untuk saat ini karena adanya pendalaman dari pihak berwenang, kepala sekolah kami berhentikan sementara. Nanti, akan ada penggantinya dan prosesnya dari aturan kepegawaian dilihat apakah ada sanksi disiplin atau tidak,” ujar Bagus, Rabu (7/10/2026).

Pemkab Pemalang selanjutnya akan menunjuk pengganti kepala SD Negeri 1 Kebondalem selama proses pendalaman kasus berlangsung. Sementara itu, status kepegawaian kepala sekolah akan diperiksa sesuai dengan aturan yang berlaku.

Tim KPAI bersama Kementerian Pendidikan sebelumnya telah melakukan pendalaman dan pendampingan terkait kasus yang menimpa Muhammad Hasbi Al Aqib.

Sementara itu, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pemalang masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dalam penyelidikan kasus dugaan perundungan tersebut.

Berita Terkait
Selengkapnya