Rekan korban bentrokan geruduk Polsek Menteng, tuntut pelaku ditangkap

Puluhan orang yang mengaku sebagai rekan korban bentrokan di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, menggeruduk Mapolsek Metro Menteng, Minggu, 26 Juli 2026 malam.
Senin, 27 Jul 2026  06:34

Puluhan orang yang mengaku sebagai rekan korban bentrokan di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, menggeruduk Mapolsek Metro Menteng, Minggu (26/7) malam.

Mereka mendesak kepolisian segera menangkap seluruh pelaku penganiayaan yang diduga menyebabkan satu orang meninggal dunia dan satu korban lainnya mengalami luka kritis.

Kedatangan massa sempat memicu ketegangan. Sejumlah orang berusaha memaksa masuk ke Polsek Metro Menteng dengan menggoyang pagar hingga beberapa di antaranya berhasil memasuki halaman kantor polisi.

Situasi berangsur kondusif setelah aparat kepolisian meminta perwakilan massa melakukan audiensi untuk menyampaikan tuntutan secara langsung.

Audiensi tersebut menghasilkan tuntutan agar kepolisian segera menangkap seluruh pelaku yang disebut telah teridentifikasi melalui rekaman video yang beredar.

Sekretaris Jenderal Persaudaraan Timur Indonesia Raya, Nefton Alfares Kapitan mengatakan penegakan hukum harus dilakukan secara adil tanpa membedakan latar belakang pelaku.

"Permintaan kami, semua yang teridentifikasi dalam video itu ditangkap karena mereka diduga sebagai pelaku yang mengakibatkan dua saudara kami menjadi korban. Kami selaku keluarga meminta hukum benar-benar ditegakkan dan tidak ada kesan pembiaran," ujar Nefton.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu memastikan penyelidikan terus berjalan.

Hingga Minggu malam, polisi telah mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam penganiayaan yang menyebabkan korban luka hingga meninggal dunia.

Berita Terkait
Selengkapnya