Pemprov siapkan langkah antisipasi asap karhutla di Jakarta

Ilustrasi.
Senin, 19 Okt 2026  12:13

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta tetap menyiagakan 179 perangkat water mist atau penyemprot kabut air di 145 gedung yang tersebar di berbagai wilayah ibu kota.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi pencemaran udara akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), meskipun sebarannya di Jakarta telah berkurang sejak Jumat (16/10/2026).

Staf Khusus Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Sosial Chico Hakim mengatakan, pengoperasian perangkat kabut air menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga kualitas udara dan melindungi kesehatan masyarakat.

"Pemprov menyiapkan dan mengaktifkan penyemprotan water mist (kabut air) yang terpasang di 179 perangkat pada 145 gedung di berbagai lokasi," kata Chico di Jakarta, Senin (19/10/2026) dikutip dari Antara.

Selain mengoperasikan perangkat penyemprot kabut air, Pemprov Jakarta menyiapkan sejumlah langkah antisipasi lainnya apabila pencemaran udara kembali meningkat.

Salah satunya adalah operasi modifikasi cuaca (OMC) yang tetap dipertimbangkan melalui koordinasi dengan instansi terkait.

Pemprov Jakarta juga memperkuat pengawasan kualitas udara secara langsung dengan memanfaatkan stasiun pemantau kualitas udara dan sensor emisi.

Pengawasan tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta, Dinas Lingkungan Hidup, serta Kementerian Lingkungan Hidup.

"Pemprov Jakarta terus melakukan pemantauan real-time melalui stasiun pemantau kualitas udara, sensor emisi, serta koordinasi erat dengan BMKG, BPBD Jakarta, Dinas Lingkungan Hidup, dan Kementerian Lingkungan Hidup," ujarnya.

Berita Terkait
Selengkapnya