Jaga rumah Jampidsus Febri Adriansyah di tengah penggeledahan, ini kata TNI

Di rumah Jampidsus Febrie Adriansyah terlihat aparat TNI di tengah upaya penggeledahan di restoran yang diisukan milik Febrie di Cilandak Jaksel, Rabu (8/7/2026)
Kamis, 09 Jul 2026  11:55

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen Muhammad Nas merespons soal penjagaan rumah Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah dan kabar ada sejumlah orang diduga prajurit TNI mendatangi Polda Metro Jaya di Jakarta untuk menjemput saksi yang sedang diperiksa penyidik.

“TNI tidak intervensi proses hukum oleh aparat berwenang,” kata Muhammad Nas singkat saat dikonfirmasi awak media terkait informasi tersebut, Kamis (9/7/2026). 

Sebelumnya beredar kabar ada puluhan orang diduga prajurit TNI mendatangi Polda Metro Jaya dengan menumpangi delapan mobil.

Mereka datang pada subuh tadi diduga untuk menjemput saksi yang sedang diperiksa oleh penyidik Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Peristiwa itu terjadi setelah penyidik Polri menggeledah kafe de`Clan di Cipete dan rumah Jampidsus Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2026).

Penggeledahan tersebut terkait dengan penyidikan kasus dugaan  korupsi dan pencucian uang pasokan batu bara kepada sejumlah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang memicu blackout massal di Sumatera, Jawa, dan Kalimantan. Kemudian dugaan korupsi PT Asabri, dan korupsi PT Krakatau Steel.

Setelah digeledah penyidik Polri, rumah Jampidsus Febri dan kafe de’Clan dijaga ketat oleh puluhan TNI bersenjata lengkap.

Kapuspen TNI mengatakan penjagaan tersebut bukan untuk mengintervensi proses hukum.

"Pengamanan tersebut dilakukan atas permintaan institusi kejaksaan," kata Nas.

Berita Terkait
Selengkapnya